Home / Temukan Gagasan

Blog

Masa depan Indonesia yang bersih: [ ] pasti, [ ] ragu-ragu

22/02/2019

Selain karena perubahan iklim adalah masalah lingkungan penting di dunia, tahun 2017 Indonesia adalah salah satu negara yang meratifikasi Persetujuan Paris untuk menurunkan emisi sebesar 29% – 41%. Sementara, komitmen penurunan emisi akan sulit tercapai jika arah pembangunan masih berfokus pada energi fosil. Apalagi saat ini Indonesia masih berstatus emitter terbesar.

Memang, di menit-menit awal Debat sempat disinggung oleh kedua Capres keinginan mereka untuk mengurangi energi fosil, tapi selama kurang lebih dua jam debat berjalan, tidak ada kelanjutan penjelasan program ataupun rencana yang lebih jelas dan terukur dari keduanya.

Bahkan kedua capres luput menyoroti hal penting ketika bicara tentang Industri 4.0 dimana pertumbuhan ekonomi tak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan manusia, namun juga sangat mempertimbangkan dan mengedepankan keberlangsungan lingkungan bagi masa depan, topik ini harusnya bisa menjadi gerbang dimana kedua capres berbagi visinya tentang masa depan yang lebih bersih dan menjanjikan melalui energi terbarukan bagi generasi mendatang.

Energi terbarukan akan mendisrupsi cara kita menghasilkan listrik. Teknologi surya atap, mobil listrik, dan smart home system akan menjadi murah. Begitu pula dengan lapangan pekerjaan (green jobs) yang semakin menjanjikan ketersediaannya.  Namun, akan lain ceritanya jika Indonesia terus menerus mengutamakan batu bara, tidak akan tercipta lapangan kerja energi bersih. Dan bagaimana pula dengan masa depan Indonesia yang bersih dari polusi?

Pertanyaan pentingnya setelah Debat Calon Presiden ke dua tanggal 17 Februari 2019 lalu bagi kaum muda, khususnya adalah: Masa Depan Indonesia yang bersih: kamu percaya pasti akan terjadi? Atau masih ragu-ragu?

 

 

#BersihkanBankmu is supported by